5 Makanan Berbahaya Saat Ramadhan

Agen Bola
5 Makanan Berbahaya Saat Ramadhan - Di bulan suci ramadhan, berbagai makanan dan minuman manis atau camilan (takjil) untuk berbuka puasa sudah menjadi pilihan wajib yang dikonsumsi untuk berbuka puasa. Namun ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang sering memanfaatkan untuk membuat berbagai macam makanan dan minuman yang berbahaya. Alih-alih untuk menghilangkan rasa lapar dan dahaga dengan rasanya yang enak dan menyegarkan makanan dan minuman yang banyak dikonsumsi saat ramadhan ini bisa mengancam kesehatan, mulai dari penyakit yang ringan hingga penyakit yang berat yang efek sampingnya mulai terasa di kemudian hari.

Baca Juga 7 Wanita Yang Terlalu Cantik Yang Sial

Apa saja makanan berbahaya tersebut? Berikut adalah 5 Makanan Berbahaya Saat Ramadhan :

1. Sirup Palsu

Keuntungan dari hasil penjualan sirup memang semanis rasa sirup tersebut dan hasil penjualannya pun jauh meningkat disaat bulan ramadhan. Namun sayang, di saat ramadhan sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab untuk meraup keuntungan. Parahnya lagi, bukan hanya menggunakan nama sirup abal-abal, pelaku juga menggunakan nama sirup yang terkenal. Langkah pertama yang dilakukan oleh pelaku untuk menjual sirup palsu adalah dengan cara membeli botol-botol bekas sirup bekas dari merk terkenal yang kondisi botol tersebut masih bagus. Dengan bahan yang mudah didapatkan dari pasar-pasar, seperti gula pasir dan tepung pelaku juga menggunakan boraks dan pewarna tekstil. Untuk mengelabui para konsumen, limbah botol bekas yang sudah dimasukan sirup palsu itu, disegel dengan menggunakan lem. Sirup yang dijual pun biasanya memiliki harga yang murah dibandingkan dengan harga pada umumnya.

Berikut adalah Perbedaan Sirup Asli dan Sirup Palsu Yang Berbahaya

Sirup Asli
1. Memiliki izin dari instansi terkait, seperti BPOM dan Departemen Kesehatan
2. Warnanya lebih bersih dan akan lebih lembut jika dicampur dengan air.
3. Rasanya manis tanpa meninggalkan rasa pahit di lidah atau di tenggorokan
4. Kemasan dalam keadaan baik dan masih bersegel.

Sirup Palsu
1. Tidak memiliki izin dari instansi terkait seperti BPOM dan Departemen Kesehatan
2. Memiliki warna yang tak biasa dan mencolok bahkan cenderung keruh
3. Terlalu manis, cenderung pahit
4. Kemasan dalam keadaan segel cacat atau kurang baik.

Saran, Pastikan anda membeli sirup ditempa yang terpercaya

Baca juga Foto Selfi Yang Berujung Pada Hukuman Penjara

2. Gorengan
Saya yakin, kamu pasti salah satu penikmat makanan gorengan seperti tahu goreng, bakwan, atau pisang goreng. Ya, gorengan menjadi salah satu menu favorite dalam berbuka puasa. Kamu pasti pernah mendengar gorengan yang mengandung bahan plastik bukan?. Meski banyak masyarakat yang mengetahui bahwa saat ini banyak gorengan yang berbahaya, namun hingga saat ini Gorengan tetap menjadi makanan favorite masyarakat Indonesia. Banyak sekali oknum pedagang nakal yang mencampur minyak untuk menggoreng dengan plastik demi untuk mendapatkan rasa yang renyah dan tidak mudah melempem. Tidak perlu modal tambahan untuk melakukan praktek ini, pelaku hanya menambahkan atau memasukan plastik bekas ke dalam minyak goreng yang sudah panas.

Ciri Gorengan Plastik, Gorengan Plastik biasanya akan terasa lebih renyah atau kriuk. Untuk mengujinya, kamu bisa membakar bagian gorengan tersebut. Jika gorengan tersebut terbakar, maka gorengan tersebut sudah pasti dicampur dengan plastik. Gorengan plastik biasanya memiliki warna yang cerah, teksturnya keras dan renyah. Jika pada gorengan terdapat bintik putih, kamu wajib mencurigainya.

Saran, ada baik jika kamu penggemar gorengan lebih baik membuat dan mengolahnya sendiri di rumah.

3. Madu Palsu
Siapa yang tak kenal madu? Ya, dengan rasanya yang manis dan sangat bermanfaat bagi kesehatan madu banyak digandrungi oleh masyarakat. Apalagi di bulan ramadhan ini, madu banyak digunakan untuk atau sebagai bahan campuran dalam mengolah menu untuk berbuka puasa. Namun saat ini, jika kamu adalah pecinta madu mulai sekarang kamu harus extra hati-hati jika ingin membeli madu. Sebab sekitar 80% madu yang beredar dipasaran adalah palsu.

Secara garis besar, pemalsuan madu dapat dikategorikan menjadi tiga cara yaitu :

  1. madu palsu dibuat dengan penambahan volume, madu asli ditambah volumenya dengan madu palsu dengan cara mencampurkannya. 
  2. Madu palsu dapat didapat dengan memalsukan mutu madu. Madu mutu rendah dengan kadar air yang tinggi diturunkan kadarnya dengan cara dipanaskan. 
  3. adalah pemalsuan murni yang mana madu palsu yang dibuat benar-benar murni dari racikan manusia. 
Cara Membedakan Madu Asli dan Madu Palsu
  1. Dibakar diatas sendok. Madu Asli akan berbuih sedangkan Madu Palsu akan timbul gelombang-gelombang kecil. 
  2. Meneteskan madu pada koran. Madu Asli tidak akan terserap kertas karena kandungan air lebih kecil dari kandungan madu. Sementara madu palsu akan menyerap kedalam kertas koran. 
  3. Campur Madu dengan Air. Melihat bentuk hexagonal yang muncul ketika madu dicampur dengan air. Metode ini ternyata dapat menjamin untuk menilai tentang keaslian madu. Madu yang dituangkan di piring dan dicampur dengan air, madu asli akan memunculkan bentuk hexagonal atau segi enam yang mana mirip sarang lebah ketika piring dikocok dalam piring. 
4. Es Batu Tak Layak Konsumsi
Segelas es yang dicampur dengan sirup atau cendol saat ramadhan pasti akan menjadi minuman yang sangat menyegarkan. Manisnya sirup yang dipadu dengan dinginnya es batu dijamin akan menghilangkan rasa haus. Namun perlu kamu ketahui, bahwa dibalik segarnya es batu ada bahaya yang mengancam kesehatan jika es batu tersebut ternyata dibuat dari air yang tak layak konsumsi seperti air sungai atau air yang kaya akan timbal. 

Saran : lebih baik kamu menggunakan air es yang sebelumnya sudah dimasak, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah bukan?

5. Makanan Takjil Berbahaya
Makanan dengan warna yang menggoda pasti akan membuat kamu tertarik untuk membelinya. Namun kamu perlu hati-hati dalam memilih makanan takjil. Adapun makanan yang biasanya dimanfaatkan oleh oknum nakal adalah kolang-kaling, cincau dan sirup. Makanan tersebut biasanya menggunakan bahan pewarna berbahaya seperti pewarna tekstil dan kertas. Waspadalah terhadap makanan dan minuman yang memiliki warna cerah, terasa pahit dilidah, aroma yang tidak alami serta permukaan bahan yang mengkilat. Selain itu, tekstur bahan yang kenyal dan sulit hancur. 

Telitilah sebelum membeli. Demikian yang dapat disampaikan tentang 5 Makanan Berbahaya Saat Ramadhan. Kiranya dapat bermanfaat buat kamu. 



Related : 5 Makanan Berbahaya Saat Ramadhan